Sunday, April 29, 2018

Pantaskah Diriku Mencintainya? Atau pantaskah Dirinya Mencintaiku??




https://1.bp.blogspot.com/-zQIvoBxtVag/Wei7gelOiRI/AAAAAAAAA34/ndSLE-jlo2YpmROOyplC5eK3WB3-U9VwwCLcBGAs/s1600/Screenshot-2017-10-19%2BKomentar.png

Berhenti mencari orang yang sempurnah tuk dicintai, lebih baik belajar dan persiapkan diri menjadi seorang yang pantas dicintai.!! ✌👌
because god knows what is best for his servant


Cinta itu sesuatu yang ambigu, teman.
Kamu memilih berhenti mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai disatu sisi, dan kamu memilih belajar untuk mempersiapkan diri menjadi seseorang yang pantas untuk dicintai disisi lain.
Jika semua spesies homo-sapiens di bumi datar memegang prinsip yang sama denganmu maka kamu, aku, bahkan kita semua tidak akan pernah menemukannya sesuai dengan apa yang kamu ekspetasikan dari bentuk kekecewaanmu sendiri.
 
Cinta itu universal, cinta itu membangun, segala apapun yang berkembang dalam diri kita adalah bentuk cinta. Cinta itu bukan kesempurnaan, tidak ada sesuatu yang sempurna dan tidak ada sesuatu yang sepenuhnya tidak sempurna, sebenarnya disini ada paradox. Kesempurnaan itu hanyalah ilusi dalam pikiran kita, bagaimana pun juga seseorang atau bahkan hewan sekalipun memiliki dikotomi, dua sisi yang berbeda dalam satu koin. Disatu sisi memiliki kelebihan dan disisi lainnya memiliki kekurangan. Kalau saya mengkonsepkan kesempurnaan (abstrak) dalam pikiran saya sendiri dengan adanya kelebihan dan kekurangan dari esensi orang yang saya rasa cintai, dengan kata lain saya merasa ada kontak emosional dengan orang yang saya cintai selama ini.
Oke, lanjut. . . Sepertinya saya juga sedang mengalami polemik dalam diri saya sendiri, maka dari itu saya sangat bernafsu untuk mengomentari status ini wk wk wk, hustttt bernafsu bukan berarti nafsu itu ya :v , anggap saja hasrat saya  punya selera makan yang sama dengan seleramu.
 
 
Kepantasan? Kita mempersiapkan diri untuk pantas dicintai, bagaimana bisa kita merasa pantas dicintai oleh diri yang lain sementara diri kita sendiri belum bisa mencintai diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, hidup ini dinamis, teman. Kepantasan hanya menuntut nilai, iya nilai, kita menilai kepantasan itu hanya menggunakan satu persepsi saja, dengan kata lain kepantasan itu hanya untuk kepentingan diri kita snediri.  Tapi bagaimanapun juga, kepantasan itu hanyalah menuntut diri untuk tidak menerima realitas  apa adanya, kepantasan hanyalah bentuk kekecewaan diri kita terhadap diri yang lain atas harapan yang telah kita rencanakan dimasa lalu,
 berhentilah untuk pantas atau tidak pantas untuk dicintai ataupun mencintai, karena kepantasan itu hanyalah kekecewaan dan penyesalan.
 
 
 Jika Tuhan itu mahatahu, maka Tuhan tahu apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Dan Tuhan tahu apa yang terburuk bagi hamba-Nya.
Jika Tuhan itu mahakuasa, maka Tuhan mampu mengubah kacamata-Nya dengan para hamba-Nya.

Sebenarnya, Tuhan yang mahatahu dari keinginan Anda adalah diri Anda sendiri, karena hanya Anda yang benar-benar tahu apa yang Anda inginkan. Tidak ada diri lain yang tahu lebih baik dari apa yang Anda ketahui dalam keinginan Anda. Dan jika ada diri lain yang menanyakan keinginan Anda maka Anda juga tahu bahwa Anda tidak dapat sepenuhnya memberitahunya.
 
 
 

No comments:

MUSIK

LINKIN PARK SELALU DI HATI | LINKIN PARK FANS INDONESIA | GIDION CHESTER

Rest In Peace Chester Bennington (1976-2017) You’ll be Forever in My Heart:) My heart is broken, My soul will never be put ba...