Saturday, September 30, 2017
Sejarah munculnya filosofi daun sangge-sangge | SUKU BATAK
Lagi viral kan ya postingan kakak kita yang menggagalkan pernikahan akibat perseteruan antara dia dan calon mertuanya.
Saya ngga brani judge siapa benar siapa salah hanya karna baca obrolan yang di capture itu. Ngga tau juga asal muasal hubungan mereka sedari awal…
Yang menarik saya justru istilah sangge. Mendadak daun sangge ini jadi tenar. Saya baru tau klo daun sangge ternyata bahasa batak untuk daun sere (serai) yang biasa dipake untuk campuran bumbu masak.
Berawal dari postingan kakak itu yang memang sih bikin pilu hati baca obrolannya. Dari mulai emas sampe rok yang dipake calon istri pun harus jadi perhatian calon mertua. Sabar ya kak…
Sinamot
Sinamot adalah istilah dalam bahasa Batak yang maksudnya berupa jumlah uang (tuhor) yang diberikan pihak laki laki untuk keluarga pihak perempuan sebagai ganti atau tanda balas jasa pada keluarga perempuan yang sudah membesarkan anak perempuannya sampai akhirnya anak perempuan tersebut dibawa untuk diperistri oleh laki laki.
Kalo istilah yang lebih familiar adalah uang hangus.
Jaman duluuu kali, malah sinamot ini bukan berupa uang. Jadi karna orang Batak ini sebagian besar adalah petani, maka kalo ada anak gadis mereka yang biasa membantu bertani udah mau diperistri orang, maka untuk menggantikan posisi anak gadis ini, orang tuanya akan meminta pihak laki2 memberikan orang lain lagi sebagai pengganti yang bisa mengerjakan tugas anak gadisnya tadi. Tapi, karna cara ini dinilai tidak berpengaruh, maka syaratnya diganti lagi jadi beberapa kerbau atau hewan ternak lainnya. Lagi, karena dirasa terlalu berat, kemudian berganti lagi jadi emas dan sampe sekarang akhirnya jadi berbentuk uang. Itupuuun masi dirasa berat ya, hehe…
Kenapa?
Karna pada adat Batak, sinamot biasanya ditentukan atas bermacam macam kondisi. Salah satunya tingkat pendidikan calon istri. Makin tinggi pendidikan maka sinamot pun makin mahal. Belum lagi kalo kerjaan calon istri ini bergengsi. Wah… hemat2 lah masa pacaran ya bang, biar bisa nabung untuk sinamot ;)
Macam mana pula kalo ngga mampu?
Nah ini tergantung dari kedua belah pihak keluarga. Tapi, bagi laki2 yang memang sudah niat menikah, apalagi orang Batak maka dia pasti akan usahakan. Itu sebab orang Batak ini terkenal dengan sifatnya yang pekerja keras dan pantang menyerah. Dulu orang batak ini jarang ada yang mau nikah muda. Lagipula, semakin tinggi sinamot, maka semakin tinggi pula derajat calon suami dimata pihak keluarga calon istri.
Saya punya banyak temen orang Batak yang sebagian ada yang awalnya ngga mampu menyediakan sinamot yang ditawarkan keluarga calon istrinya. Tapi, karena niat menikahnya karna ibadah dan itikad baik calon suami dengan sungguh sungguh meminta pada orang tua calon istri serta orang tua calon istri yang ngga ribet dan ngga banyak menuntut akhirnya mereka menikah dengan sangat sederhana. Sekarang taraf hidupnya semakin baik dan keluarganya bahagia. Bukankah menikah adalah menyempurnakan setengah agama dan membuka pintu rezeki? Sekarang malah mereka selalu membahagiakan orang tua mereka... :)
Kembali ke daun sangge
Keputusan kakak itu untuk membatalkan pernikahan dinilai tepat. Ya, dari awal aja udah berseteru masalah apa yang dipakai, berlanjut ke status kepemilikan rumah dan cara berpacaran. Kalo apa2 disangkut pautkan sama materi ya payah juga.
Nanti mertua ultah, mau kasi kado tas yang KW ngga enak. Mau kasi tas yang ORI ngga sanggup. Ngutang? Hmm… Demi jaga gengsi ke mertua malah bisa2 berantem sama suami karna hutang. Serba salah kan ya? Apalagi kalo liat obrolan mereka ini sepertinya calon suami ada dibawah ketiak ibu a.k.a anak mami. Duh… Anak berbakti sama orang tua sih bagus, tapi punya ketegasan lebih bagus lagi. Cmiiw…
Gara gara ini jadi banyak komentar netizen yang mengarah ke sinamot.
“emang berapa sih sinamotnya?”
Sebagai anak, sudah selayaknya kita menghargai orang tua. Membalas jasa mereka tentu kita tak akan mampu. Tapi, dengan rasa hormat dan patuh akan membuat hati orang tua tentram.
Sebaliknya sebagai orang tua, sudah wajib mengajarkan anak dengan pendidikan agama dan etika. Tanggung jawab yang paling utama. Mengajarkan anak untuk selalu mengutamakan apalagi mendewakan materi bukanlah hal baik.
Kalau masing2 saling paham bahwa menikah adalah ibadah, tentu syarat nikah tak akan dipersulit. Sudah ada ketentuan Tuhan tentang syarat sah menikah, jadi janganlah kita pandai2an membuat aturan baru yang menjadikan niat menikah bukan lagi karna ibadah. Apalagi niat ibadah harus batal karna syarat yang tak mampu dipenuhi salah satu pihak.
Emas yang dibanding2kan dengan daun sangge. Kalo bisa lebih bijak lagi, dan calon ibu mertua mau aja sedikit berpikir positif kenapa calon mantunya bisa pake emas tipis dan songket jadul. Bisa jadi calon mantu memang orang yang sederhana. Sederhana sikap dan penampilan malah akan terlihat lebih anggun. Kakak itu dengan penampilan sederhana begitu juga udah cantik kok. Belum tentu dengan pakai emas tebal menyilaukan mata diseluruh bagian tubuhnya membuat seseorang terlihat cantik. Belum tentu… ! Malah sebagian orang akan menilai negatif.
Lagi pula kalo punya mantu yang suka mewah2 bukannya nanti anakmu juga yang pening, bu?
Sekarang banyak perhiasan yang menyerupai emas. Cantik2 dan terlihat mewah. Menjadi cantik ngga harus mahal kan ya?
Dan filosifi daun sangge ini pun sangatlah baik. Dengan pohon pendek, berdaun tipis menjadikannya mirip seperti padi. Banyak manfaat yang bisa diambil dari pohon sederhana ini. Dari batang sampe ujung daun semuanya bisa digunakan. Lalu apa manfaatnya? Googling dong, ah…
Lagi…
Saya jadi smakin setuju dengan quote yang pernah saya jadikan judul dipostingan yang saya privat :)
Baydeway..
Kalo emasnya setipis daun sangge tapi lebarnya seperti daun sangge kan meriah juga ya? Haha…
Jangan2 nanti daun sangge ini jadi syarat cinamot juga?
Langsung nelpon bapak. Bapaaaak… jadikan samping rumah itu kebun sangge sangge pak, kita jual mahal nanti.. wkwkwkwkwk.. :D
Wednesday, September 20, 2017
Pelajaran yang kita dapat dari Film YOU ARE THE APPLE OF MY EYE
''You Are The Apple of My Eye''
pada postingan kali ini saya akan ngebahas pembelajaran apa saja yg bsa kita dapat dari film ini. dan jujur film ini sungguh sangat membuat saya beper tak karuan.. :'(
sebelumnya dah tau kan film You are the apple of My
eye ?? itu loh yang ceritanya tentang seorang cowok SMA yang nakal,
males, kekanak-kanakan dan suka usil yang jatuh cinta dengan temen
sekelasnya yang konon katanya selain cantik dan dewasa juga merupakan
siswi teladan di sekolahnya. Si cowok ini bahka rela ngejar si cewek
sampai di jenjang kuliah.. eh tapi ujung-ujungnya si cewek malah nikah
sama cowok lain.
Yang belum tau juga bisa dicari dan di
download sendiri filmnya di internet, ada banyak kok. Di You tube jg dah
ada. Sebenarnya sih waktu pertama nonton bareng-bareng sama temen se
kosan ni film gak ada spesialnya, tapi setelah nonton lagi sendirian eh
lumayan juga. mungkin bagi anda ada yg mau lihat atau download filmnya yang ber subtitle indonesia , bisa klik DI SINI
Setidaknya ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil
dari film ini. Nah, berikut adalah pelajaran yang bisa kita resapi
dari film you are the apple of my eye..
Jangan Manstrubasi di kelas :v
Ya iyalah.. jangankan di kelas, dimana
aja juga gak boleh. Jadi kan ceritanya di salah satu scene si cowok
tokoh utama (Ko-Teng) ini sedang main-main berlomba mantrubasi di kelas
dengan temannya Hsu bo cun untuk menghilangkan bosan. Trus ketahuan sama
guru, jadi deh mereka dimarahin di depan kelas. Ya emang ga gede sih
dampaknya, tapi malunya itu lho.. hahahaha
Be Gentlemen and Fairplay
Film ini juga mengajarkan sikap fair play
dan berani menerima kekalahan. Yaitu pada suatu saat Ko Teng menantang
si cewek (Shen Chia yi) si siswi teladan itu, siapa yang nilainya lebih
tinggi di ujian bulanan. Taruhannya adalah rambut, klo Shen Chia yi
menang maka Ko Teng akan menggunduli rambutnya, tapi klo Ko Teng yang
menang, Shen Chia yi harus mengikat rambutnya selama 1 bulan. Dengan
percaya diri tantangan itu diterima Shen Chia yi, secara dia siswi
teladan .. Dan sudah bisa dipastikan yang menang adalah Shen Chia yi. Ko
Teng pun mengakui kekalahan dan benar-benar menggunduli rambutnya..
sikap yang baik untuk ditiru.
Kepintaran tidak bisa menjamin kesuksesan
seseorang. Setidaknya itulah yang digambarkan dalam film ini. Shen Chia
yi yang notaben nya adalah siswi teladan yang nilainya selalu tertinggi
di kelas, ternyata juga bisa gagal di tes SPMB, dia tidak diterima di
Universitas yang diinginkan dan hanya masuk di universitas pilihan
kedua. Setelah gedenya ternyata kehidupannya juga biasa-biasa saja, atau
paling tidak disini tidak diceritakan kalau dia sukses. Dan hal ini
memang benar, pinter saja tidak cukup, ada banyak faktor yang menentukan
seseorang bisa sukses atau tidak, diantaranya attitude, kerja keras,
dan keberuntungan.
Ya, dia lah Hu Chia Wei. Sahabat dari
Shen Chia yi. Sejak SMA dia suka menggambar karakter botak di bukunya.
Ko Teng pun sering meledeknya dan bilang kalau apa yang dia lakukan
seperti orang yang tidak punya masa depan. Namun nasib berkata lain, Hu
Chia Wei ini akhirnya bisa benar-benar mewujudkan impiannya dan
menjadikan karakter botak yang sering digambarnya itu jadi sebuah
komik. Dan jadilah dia salah satu komikus paling terkenal saat itu.
Jadi, orang yang bisa mewujudkan impian bukanlah selalu orang pintar
melainkan orang yang tidak pernah menyerah.
Hu Chia wei telah
membuktikannya..
Cewek lebih tertarik berpacaran dengan Bad boy tapi..
Sudah bukan rahasia lagi kalau cewek memang lebih suka dengan cowok yang kesannya bad boy.
Begitu pula dengan Shen Chia yi, yang ternyata lebih memilih untuk
dikejar Ko Teng, walaupun saat itu banyak sekali cowok yang suka
padanya. Tapi, juga sudah bukan rahasia lagi kalo yang namanya cewek
semakin bertambah usia semakin realistis juga. Mereka cenderung memilih
lelaki yang mapan, dan bermasa depan cerah untuk dijadikan suami.
Buktinya Shen Chia yi tidak menikah dengan Ko Teng dan lebih memilih
pria yang dari tampilannya emang kayaknya dah mapan. So, jadilah bad boy
jika ingin disukai cewek-cewek. Tapi jadilah lelaki mapan, kalau mau
cewek-cewek siap dinikahi kapanpun dan dimanapun :D
Cinta sejati itu..
Film ini juga memberikan pelajaran
terdalam mengenai cinta sejati. Seperti yang dikatakan Ko Teng saat
pernikahan Shen Chia yi (dengan cowok lain) “Ketika kamu sangat-sangat
mencintai seseorang, dan ternyata ada orang lain yang mencintai dan
menyayanginya maka dari hati yang paling dalam kamu akan benar-benar
mondoakannya bahagia selamanya.“
Hati-hati dengan ucapan
Mulutmu harimaumu. Jagalah ucapanmu
baik-baik, kalo tidak maka kamu sendiri yang akan rugi. Inilah yang
terjadi pada mempelai pria (suami Shen Chia yi). Saat Ko Teng dan
teman-temannya yang dulu juga mengejar Shen Chia yi, meminta izin ke
sang suami untuk mencium Shen Chia yi. Mempelai pria membolehkannya
dengan syarat mereka harus menciumnya (mempelai pria) terlebih dahulu
seperti apa mereka akan mencium Shen Chia yi. Dan ternyataaa.. Ko Teng
yang cintanya teramat dalam pada Shen Chia yi tanpa berpikir panjang
langsung deh nyipok tuh pengantin pria. Dan terjadilah adegan yang cukup
menjijikkan untuk dilihat laki-laki normal seperti saya. Pengantin pria
pun menanggung apa yang telah ia ucapkan.hahaahaha...
Thursday, September 14, 2017
pengalaman pertama kali kuliah
Kuliah, tempat dimana strata pendidikan naik satu tingkat setelah lulus
SMA. Gimana nih agan-agan pendapat mengenai bangku perkuliahan? Menarik
bukan? Hehehe. Di artikel ini, ane share pengalaman
ane saat pertama kali masuk kuliah. Dalam hati ane nih "Ya tuhan
akhirnya gue kuliah juga". Kalo di tipi-tipi nih kuliah serasa ngga ada
beban. Pagi berangkat kuliah, siangnya pulang. Terus makan bareng
gebetan. Seru gah tuh kalo hidup kek gitu? NGGA guys! Hidup serasa
lempeng aja, ngga ada hal yang bisa kita gali. Potensi kita terkubur.
Untung cuma di tipi ya guys, jangan sampe deh ya kita ikutan begitu.
Amin. Sebelum ane ceritain pengalaman ane tentang bangku perkuliahan,
ane mau sedikit cerita tentang ane bisa kuliah yang nantinya akan ane
share di post selanjutnya. Banyak pro kontra ane kuliah
guys. Untuk kalian yang masih ragu kuliah, harus baca artikel ane ini.
Hehehe.
Oh iya, ane orangnya suka berencana guys. Sedari SMP, ane suka tuh nulis-nulis rencana. Mulai rencana jangka pendek sampai jangka panjang. Contohnya, ane iseng nih nulis rencana mau masuk SMA, dan kuliah dimana. Walaupun cuma iseng, mudah mudahan terkabul.
Rezeki orang kan ngga ada yang tau. Hehehe. puji tuhan, yang iseng-iseng itu bisa jadi kenyataan, walaupun harapan yang ane tulis itu ngga sesuai rencana ane, contohnya kaya ane rencanain mau kuliah dimana eh nyatanya kuliah di Kota yang ayanh ane pengen.. ane sekarang kuliah di UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA FAK.PERTANIAN ( nyangkol nyangkol gan ).
( gaya macam apa ini ? wkwkw )
(temen satu kampus ane gan hehehe )
Tapi puji tuhan apa yang ane rencanain dan ane harapkan bisa terkabul. Sebelum masuk kuliah, agan-agan bakalan dihadepin dengan yang namanya OSPEK (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus). Nah, OSPEK ini terbagi menjadi dua macem yaitu OSPEK Kampus dan OSPEK Jurusan. OMG! Tenang guys, OSPEMalesin banget kan? Tapi ngga usah negative thingking dulu guys, kakak senior itu pengen adek-adeknya ini disiplin, dsb. Biasanya OSPEK itu satu minggu, tapi kalo di kampus ane itu 2 hari guys. Beda kampus pasti beda peraturan. Hehehe. Next, setelah masuk perkuliahan agan-agan bakalan dihadepin dengan yang namanya shock culture. Kenapa shock culture? Maksudnya yaitu agan masih merasa belum menyesuaikan diri di tempat baru, belum merasa nyaman dengan teman baru dan suasana kampus, apalagi dengan sistem perkulihan yang beda dengan SMA. Ane kena shock culture (labil dalam berinteraksi) ampe sekarang sih guys,ane sekarang udah masuk semester tiga stambuk 2016. Jangan ditiru ya. Faktor cuek dan pemalu ane, jadi begini. Eitss, orang cuek dan pemalu ngga semua begitu kok. Ane nya aja yang kurang beradaptasi, padahal anak sosial ya hehehe.
WARNING! Bagi kalian yang baru masuk tahun pertama kuliah, jangan terlalu sibuk dengan yang namanya berbagai organisasi dan tetek bengek lainnya. Gini-gini juga ane ada pengalaman guys mengenai itu. Makanya ane share disini biar agan-agan pada ngga kayak ane. Dan ane bilang sekali lagi, ngga semua yang ikut organisasi dan tetek bengek lainnya itu melalaikan tugas kuliahnya (NGGA SEMUA). Tahun pertama ane ikut salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang anti-maintream dari ane SD, SMP, dan SMA. Ane berpikir, dengan masuknya ane ke organisasi ini semoga ane bisa dapat lebih banyak kenalan dan pengalaman baru. Oh iya, ngga lupa nih guys ane juga buat rencana apa yang bakal ane lakuin pas ane kuliah, ane tulis rencana itu pas ane SMA. Pokoknya direncanain mateng-mateng deh. Jangan lupa tulis resikonya ya guys..
Penting tuh. Dan ane terkejut nih guys, ternyata untuk bisa masuk ke UKM ini perlu waktu setengah tahun agar bisa menjadi anggota tetap. Seleksinya juga ngga main-main (maaf ya ane ngga bisa nyebutin nama UKM nya) nah, gara-gara ane terlalu fokus sama organisasi, tugas-tugas ane sebagian terbengkalai dan beberapa kali ngga masuk kuliah, ya walaupun ada jatah ngga masuk kuliah, ternyata penting loh guys. Mempengaruhi nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) nanti. Ingat ya guys, perkuliahan itu beda dengan SMA. Agan-agan sekalian harus mempunyai aturan tersendiri dalam menentukan kapan waktunya untuk kuliah dan kapan waktunya untuk berorganisasi. Karena dampaknya begitu besar gan. Apalagi mengenai IPK. Itu sangat sensitif. Walaupun ada beberapa orang yang bilang "Ah buat apa IPK gede-gede toh kalo pengalaman non-akademiknya rendah, ngga akan jadi apa-apa kalo lulus nanti. Sarjana pengangguran juga kan". Tepis tuh pendapat ngga berbobot kaya gitu.
Tujuan utama kita kuliah itu ya mencari ilmu, harus sesuai dong nilai ilmu yang kita dapet. Kalo ngandelin organisasi doang mah semua orang juga bisa. Kata yang paling tepat menurut ane nih guys "Kenapa kita ngga menyeimbangkan antara kuliah dan organisasi. Tanpa mengganggu keduanya?" Walaupun itu sulit, bukan hidup namanya. Makanya Tuhan memberikan konsep usaha dan doa agar manusia itu senantiasa bekerja keras dalam menempuh hidupnya (keren ngga tuh kata-katanya? hehehe). Ane mewanti-wanti nih untuk agan-agan pembaca setia ane (baru juga 18 artikel hehehe) ingat prioritas utama kita di bangku perkuliahan. Dosen menilai tidak hanya melalu nilai UTS dan UAS saja, melainkan kehadiran, tingkat keaktifan dikelas dan pengerjaan tugas secara tepat waktu. Dosen bakal seneng tuh mahasiswanya semua kek begitu. Ya namanya juga hidup ya guys. Mana ada yang tau ujian hidup datang, selain kita berkomitmen dari awal. Nah itu pentih tuh, komitmen dari awal masuk kuliah. Ane pernah tuh guys diomelin sama Dosen ane, gara-gara tidur dikelas. Biasa, ane begadang sampe pagi gara-gara kegiatan online mulu wkwkwk. Nih yang paling penting nih, jangan sampe organisasi mengganggu aktifitas perkulihan kita. Sebagai mahasiswa kita harus pintar membagi waktu, kalo ngga? Tuh contohnya kaya ane barusan.. Sekian artikel yang ane tulis agan-agan sekalian. Semoga bermanfaat..
(niat sambil mempromosikan kampus hehehe)
Oh iya, ane orangnya suka berencana guys. Sedari SMP, ane suka tuh nulis-nulis rencana. Mulai rencana jangka pendek sampai jangka panjang. Contohnya, ane iseng nih nulis rencana mau masuk SMA, dan kuliah dimana. Walaupun cuma iseng, mudah mudahan terkabul.
Rezeki orang kan ngga ada yang tau. Hehehe. puji tuhan, yang iseng-iseng itu bisa jadi kenyataan, walaupun harapan yang ane tulis itu ngga sesuai rencana ane, contohnya kaya ane rencanain mau kuliah dimana eh nyatanya kuliah di Kota yang ayanh ane pengen.. ane sekarang kuliah di UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA FAK.PERTANIAN ( nyangkol nyangkol gan ).
( gaya macam apa ini ? wkwkw )
(temen satu kampus ane gan hehehe )
Tapi puji tuhan apa yang ane rencanain dan ane harapkan bisa terkabul. Sebelum masuk kuliah, agan-agan bakalan dihadepin dengan yang namanya OSPEK (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus). Nah, OSPEK ini terbagi menjadi dua macem yaitu OSPEK Kampus dan OSPEK Jurusan. OMG! Tenang guys, OSPEMalesin banget kan? Tapi ngga usah negative thingking dulu guys, kakak senior itu pengen adek-adeknya ini disiplin, dsb. Biasanya OSPEK itu satu minggu, tapi kalo di kampus ane itu 2 hari guys. Beda kampus pasti beda peraturan. Hehehe. Next, setelah masuk perkuliahan agan-agan bakalan dihadepin dengan yang namanya shock culture. Kenapa shock culture? Maksudnya yaitu agan masih merasa belum menyesuaikan diri di tempat baru, belum merasa nyaman dengan teman baru dan suasana kampus, apalagi dengan sistem perkulihan yang beda dengan SMA. Ane kena shock culture (labil dalam berinteraksi) ampe sekarang sih guys,ane sekarang udah masuk semester tiga stambuk 2016. Jangan ditiru ya. Faktor cuek dan pemalu ane, jadi begini. Eitss, orang cuek dan pemalu ngga semua begitu kok. Ane nya aja yang kurang beradaptasi, padahal anak sosial ya hehehe.
WARNING! Bagi kalian yang baru masuk tahun pertama kuliah, jangan terlalu sibuk dengan yang namanya berbagai organisasi dan tetek bengek lainnya. Gini-gini juga ane ada pengalaman guys mengenai itu. Makanya ane share disini biar agan-agan pada ngga kayak ane. Dan ane bilang sekali lagi, ngga semua yang ikut organisasi dan tetek bengek lainnya itu melalaikan tugas kuliahnya (NGGA SEMUA). Tahun pertama ane ikut salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang anti-maintream dari ane SD, SMP, dan SMA. Ane berpikir, dengan masuknya ane ke organisasi ini semoga ane bisa dapat lebih banyak kenalan dan pengalaman baru. Oh iya, ngga lupa nih guys ane juga buat rencana apa yang bakal ane lakuin pas ane kuliah, ane tulis rencana itu pas ane SMA. Pokoknya direncanain mateng-mateng deh. Jangan lupa tulis resikonya ya guys..
Penting tuh. Dan ane terkejut nih guys, ternyata untuk bisa masuk ke UKM ini perlu waktu setengah tahun agar bisa menjadi anggota tetap. Seleksinya juga ngga main-main (maaf ya ane ngga bisa nyebutin nama UKM nya) nah, gara-gara ane terlalu fokus sama organisasi, tugas-tugas ane sebagian terbengkalai dan beberapa kali ngga masuk kuliah, ya walaupun ada jatah ngga masuk kuliah, ternyata penting loh guys. Mempengaruhi nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) nanti. Ingat ya guys, perkuliahan itu beda dengan SMA. Agan-agan sekalian harus mempunyai aturan tersendiri dalam menentukan kapan waktunya untuk kuliah dan kapan waktunya untuk berorganisasi. Karena dampaknya begitu besar gan. Apalagi mengenai IPK. Itu sangat sensitif. Walaupun ada beberapa orang yang bilang "Ah buat apa IPK gede-gede toh kalo pengalaman non-akademiknya rendah, ngga akan jadi apa-apa kalo lulus nanti. Sarjana pengangguran juga kan". Tepis tuh pendapat ngga berbobot kaya gitu.
Tujuan utama kita kuliah itu ya mencari ilmu, harus sesuai dong nilai ilmu yang kita dapet. Kalo ngandelin organisasi doang mah semua orang juga bisa. Kata yang paling tepat menurut ane nih guys "Kenapa kita ngga menyeimbangkan antara kuliah dan organisasi. Tanpa mengganggu keduanya?" Walaupun itu sulit, bukan hidup namanya. Makanya Tuhan memberikan konsep usaha dan doa agar manusia itu senantiasa bekerja keras dalam menempuh hidupnya (keren ngga tuh kata-katanya? hehehe). Ane mewanti-wanti nih untuk agan-agan pembaca setia ane (baru juga 18 artikel hehehe) ingat prioritas utama kita di bangku perkuliahan. Dosen menilai tidak hanya melalu nilai UTS dan UAS saja, melainkan kehadiran, tingkat keaktifan dikelas dan pengerjaan tugas secara tepat waktu. Dosen bakal seneng tuh mahasiswanya semua kek begitu. Ya namanya juga hidup ya guys. Mana ada yang tau ujian hidup datang, selain kita berkomitmen dari awal. Nah itu pentih tuh, komitmen dari awal masuk kuliah. Ane pernah tuh guys diomelin sama Dosen ane, gara-gara tidur dikelas. Biasa, ane begadang sampe pagi gara-gara kegiatan online mulu wkwkwk. Nih yang paling penting nih, jangan sampe organisasi mengganggu aktifitas perkulihan kita. Sebagai mahasiswa kita harus pintar membagi waktu, kalo ngga? Tuh contohnya kaya ane barusan.. Sekian artikel yang ane tulis agan-agan sekalian. Semoga bermanfaat..
(niat sambil mempromosikan kampus hehehe)
Review Linkin Park - One More Light Album 2017
Review One More Light

“Album yang sangat personal” mungkin itu adalah kalimat yang cocok untuk mewakili penilaian saya terhadap album baru Linkin Park, One More Light secara keseluruhan. Saya tidak ada masalah dengan usaha Linkin Park untuk keluar dari zona nyaman mereka dan mencoba membuat karya yang berbeda, karena hal itu sudah dilakukan dalam beberapa album terakhir mereka. Bagaimana Minutes to Midnight terasa sangat alternative rock dan kentalnya unsur EDM dalam A Thousand Suns, dan kembalinya nuansa rock pada album The Hunting Party.
Secara pribadi, saya mengharapkan album berikutnya dari Linkin Park bisa kembali dengan nuansa rock yang lebih kental tapi dengan pendekatan yang sebaik album One More Light. Secara musik, banyak lagu dalam album ini terasa sangat lemah dan kehilangan sentuhan ala Linkin Park. Untungnya, lirik-lirik yang ditulis dan dinyanyikan terasa sangat dekat dan membuatnya terasa indah.

Nobody Can Save Us
Saat mendengar intro dari lagu pembuka dari One More Light ini, saya pribadi mengira kalau Linkin Park berkolabori dengan Marshmellow dalam album ini. Tapi, ternyata tidak. Karena, bagaimana pun, intronya terasa sangat mirip dengan musik-musik yang diproduksi oleh Marshmellow. Walau terasa sangat pop, tapi setidaknya laguini adalah sebuah lagu pop yang bagus.Good Goodbye
Linkin Park bekerjasama dengan rapper memang bukanlah hal baru, apalagi pada dasarnya, Mike Shinoda adalahmrapper dalam band ini. Tapi, ini untuk pertama kalinya Linkin Park berkolaborasi dengan rapper lain untuk album studio mereka. Lagu ini terasa cukup mengjutkan bagi saya saat pertama kali mendengarnya, tapi mencermati liriknya ternyata ini termasuk salah satu lagu paling ‘keras’ dalam album ini.Talking to Myself
Mendengarkan lagu ini pertama kali saat Linkin Park membawakannya di acara khusus di kantor pusat Warner Bros. Awalnya saya kira lagu ini akan cukup nge-rock di album yang katanya hampir semua lagu akan memiliki rasa seperti lagu Heavy. Tapi, setelah mendengarkan versi albumnya, memang ternyata benar rasanya mirip seperti Heavy tapi sepertinya lagu ini akan sangat menyenangkan untuk didengarkan secara live.Battle Symphony
Suara Chester Bennington terasa sangat tertahan dalam lagu ini, pada beberapa bagian dalam album ini, suaranya seharusnya bisa dibuat lebih ‘marah’ tapi entah kenapa tidak dilakukan. Namun, secara lirik, saya sangat suka dengan lagu ini karena makna liriknya yang dalam multi-representasi.Invisible
Lagu ini terasa seperti versi soft dari lagu-lagu Fort Minor. Tidak ada yang terlalu istimewa dengan lagu ini secara musikal. Hanya saja, lagu ini ditulis oleh Mike Shinoda sebagai orangtua dan itu sepertinya menjadi sesuatu yang sangat baru bagi Linkin Park untuk menulis lagu yang lebih personal dan bukan sekedar kemarahan dan rasa benci.Heavy
“I don’t like my mind right now”, itulah yang saya rasakan saat menulis kata-kata untuk lagu satu ini. Di satu sisi, lagu menerima begitu banyak kebencian saat pertama kali dirilis, bagaimana Linkin Park terasa menjual idealisme mereka demi pangsa pasar yang lebih besar. Dan saya merasakan hal yang sama pada awalnya. Tapi, di satu lain, lagu ini bukanlah lagu yang buruk, punya lirik yang cukup kuat walau musiknya terasa biasa.Sorry For Now
Tahun 2005, Fort Minor (project sampingan Mike Shinoda) merilis lagu berjudul Where’d You Go dan lagu ini terasa seperti jawaban atas lagu tersebut. Sama seperti Invisible, sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa secara musik atau lirik pada album ini, hanya terasa lebih personal dari lagu-lagu lainnya.Halfway Right
Lagu ini adalah lagu dimana Chester Bennington benar-benar bernyanyi sendirian mengenai sisi gelap masa lalunya. Diiringi oleh musik yang terasa seperti musik hip hop dan permainan drum. Tidak ada yang istimewa, hanya terasa personal.
One More Light
Menjadi judul dari album ini, tentu lagu ini sangat istimewa. Seperti apa yang dikatakan oleh Mike Shinoda jauh-jauh hari tentang lagu ini, lagu ini sangat-sangat-sangat akustik. Menurut wawancara dengan Linkin Park, lagu ini menceritakan pengalaman pribadi kehilangan seorang teman dekat dan hal itu membuat lirik lagu ini terasa sangat indah dan personal.Sharp Edges
Musik folk-rock/country pada lagu ini sepertinya akan menyenangkan saat dibawakan secara live diatas panggung. Liriknya bicara seputar kehidupan, tentang orangtua dan anaknya. “Run with scissors” dalam lagu ini punya dua makna, yaitu dalam artian sesungguhnya dan merupakan sebuah metafora yang artinya, melakukan hal-hal yang bodoh dan berbahaya.Review One More Light ini tentu sangatlah bias, karena saya pribadi adalah fans dari Linkin Park. Band ini tidak pernah “mencari jati diri” karena sejak awal, mereka tidak ada di dalam sebuah box (sebuah genre). Bagaimana awalnya mereka adalah band yang menggabungkan rock dengan hip-hop, selama 17 tahun terakhir bereksperimen dengan berbagai genre dan sekarang mencoba untuk lebih ‘lembut’. Dan siapa yang tau, apa yang akan terjadi berikutnya…

P.S :
Banyak yang bilang kalau album barunya menandakan bahwa band ini sudah menjual idealismenya demi keinginan pasar. Bahwa mereka kehilangan identitasnya demi uang. Tapi mereka yang berkata demikian mungkin lupa, bahwa band ini adalah para pekarya yang punya jutaan fans di seluruh dunia. Jika mereka memang melakukan semuanya demi uang, mungkin selama 17 tahun terakhir, mereka akan membuat 7 album rock tanpa mencoba bereksperimen dengan genre lainnya.
Album ini mungkin memang bukan album terbaik mereka, tapi bukan berarti mereka menghasilkan karya ‘sampah’. Lagu-lagu dengan lirik yang terasa sangat dekat dan indah menjadi komponen utama dalam album ini, bukan suara keras dan teriakan penuh kemarahan seperti biasanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
MUSIK
LINKIN PARK SELALU DI HATI | LINKIN PARK FANS INDONESIA | GIDION CHESTER
Rest In Peace Chester Bennington (1976-2017) You’ll be Forever in My Heart:) My heart is broken, My soul will never be put ba...
-
Hai,gays kali ini saya akan memposting beberapa pendapat cowok termasuk saya tentang alasan mengapa cowok lebih suka cewek manis daripa...
-
Menjadi diri sendiri jauh lebih penting dibanding menjadi apa yang orang lain pikirkan. Ketika langkah mu berbeda dengannya, janga...
-
Yoo yoo What’s up guys Gimana kabarnya? Baik-baik aja kan? Yoo dipostingan kali nih aku akan membahas tentang ciri-ciri cowok “Otaku”. da...





