Wednesday, August 5, 2026
Sakit
Wednesday, January 13, 2021
Racun Kehidupan Di Sekitar Kita
Tuesday, July 14, 2020
Thursday, December 19, 2019
Buat Kamu
Sunday, July 28, 2019
Ketika yang bahagia sedang bersedih,dan yang sedih sedang berbahagia :)
Dibalik semua kebahagiaan, selalu ada kesedihan yang redup sementara waktu. Begitu pula kesedihan, dibalik kesedihan ada kebahagiaan yang redup sementara waktu. Dan menikmati kehidupan dengan berbagai dunia yang berbeda dipenuhi kesedihan dan kebahagiaan. Kesedihan yang berlarut-larut akan membawa diriku mengalami penderitaan.
Kebahagiaan yang berlarut-larut juga akan membawa diriku mengalami penderitaan. Dan satu-satunya solusi atas itu semua adalah membiarkan kebahagiaan dan kesedihan itu datang dan pergi tanpa harus meminta diriku untuk siap menerima atau menolaknya, karena ia yang datang sendiri bisa pulang ke asalnya tanpa harus diusir. Sehingga diriku merefleksikan kebahagiaan dan kesedihan bahwa tidak ada yang menetap dalam perasaan emosional itu, tatkala mereka berubah karena faktor dari luar diriku.
Bentuk emosional apapun yang melatar belakangi kebahagiaan dan kesedihan hanyalah totalitas relasi realitas diriku dengan dunia yang berada diluar diriku.
Diriku menyadari akan hadirnya emosi itu, sehingga aku menyadari bahwa ada sesuatu yang lain dari dalam diriku yang harus aku terima keberadaannya selama ini walaupun terkadang membelenggu dan menyiksa diriku sendiri.
Dari kesadaran itulah diriku menyadari akan keberadaan yang lain diluar diriku sekaligus diri yang lain didalam diriku, dan satu-satunya cara yang perlu aku dan diriku lakukan adalah aku melatih diriku atas afeksivitas dari stimulus eksternal, dengan begitu aku terbiasa untuk mengontrol segala bentuk emosional dari diriku.
"Sesungguhnya seorang diri diantara diri yang lain dengan kompleksitas emosionalnya dalam menjalani kehidupan dengan dunianya masing-masing memiliki otoritas tunggal, bahwa diri sendirilah yang sepenuhnya mengontrol segala bentuk emosional yang bisa muncul ke permukaan dan relasi diri dengan diri yang lain adalah kekuasaan atas otoritas yang berorientasi pada emosional yang otoriter, sehingga akan ada siapa yang menguasai dan siapa yang dikuasai. Dan itulah kodrat dalam diri masing-masing individu, jika ia mengetahui apa yang ditahuinya tentang emosional.
Thursday, August 9, 2018
BY MY SELF ! | BE YOU'R SELF !
Menjadi diri sendiri jauh lebih penting dibanding menjadi apa yang orang lain pikirkan. Ketika langkah mu berbeda dengannya, jangan kau langsung putar arah langkahmu. Penyakit kita adalah satu,kita sering kali tidak menghargai diri sendiri, ingin dan ingin selalu kita ucapkan seolah saat ini kita hanyalah dedaunan kering. Bukan apa apa dan sulit menjadi apa apa.
Menilai orang lain lebih mudah dari pada menilai diri sendiri. Kita tau apa yang baik untuk orang lain, tapi terkadang kita buta apa yang terbaik untuk ku.
Untuk itulah kita butuh seseorang untuk mengingatkan kita. Sering sekali aku menjadi diri yang dipikirkan orang lain, selalu ingin terlihat baik dan sempurna didepan orang lain, bukankah aku terlalu tajam pada diriku? Tak menjadi diri sendiri, tapi selalu berusaha menjadi yang diinginkan orang lain. Sulit, ya! Karena akupun tau seperti apa diriku sebenarnya.
Ketika ketidaksamaan jalan dengan orang lain menbuat aku ingin memutar langkah dan menyamakan lagi agar tidak berbeda.
Berjalan sendiri dijalan yang berbeda membuat kita merasa kecil dan ingin menyamakan jalan dengan lainnya. Karena takut akan kekecewaan dan takut akan kesendirian. Benar atau salah tidak diperdulikan asal tidak berjalan sendiri dijalan yang berbeda.
Ingin dan selalu ingin menjadi sesuatu yang hebat seolah kita bukan apa apa pasti pernah kita rasa, sulit rasanya merasa puas dan menghargai diri sendiri.
Tapi bukankah dengan menghargai diri sendiri merupakan suatu awal untuk mencapai kehebatan yang lainnya?
Hargai lah dirimu sendiri bila ingin dihargai orang lain. Jangan pernah menganggap kamu hanya dedaun kering atau remahan cookies yang tidak ada arti apa apa. Waktu akan tetap berjalan meski kita meminta untuk menunggu.sebap waktu adalah penghambat atau pemberi lukamu. Itu semua tergantung dari pemeliharaanmu akannya. Waktu tak akan pernah menunggu kita untuk memulai sesuatu untuk bisa berubah, ia akan berjalan sebagaimana mestinya, dan kitapun akan tertinggal jauh dari nya. Semakin lama menunda semakin jauh waktu yang berlalu dan nanti sampailah kita dititik dimana sesal menghampiri..
Sunday, June 17, 2018
KAPANKAH AKU TUMBUH DEWASA ?
Saat aku dewasa nanti, aku dapat melakukan semua hal sesukaku! Aku dapat memilih sendiri apa yang aku mau dan tidak harus bergantung pada orangtua.
Sungguh menyenangkan menjadi dewasa!
Sebenarnya apa yang membuat kita disebut dewasa? Apakah kedewasaan bergantung pada umur?
Perlahan-lahan anak-anak tumbuh melewati serangkaian perubahan penting dalam hidup. Status sebagai anak-anak berakhir, dan mereka 'terlahir kembali' sebagai manusia yang lebih dewasa.
Pada kebudayaan tradisional seperti di Afrika, para pemuda harus membuktikan keberanian, tanggung jawab, kekuatan, dan kehormatan mereka didepan seluruh anggota sukunya agar diakui sebagai orang dewasa.
Batasan umum seseorang dianggap dewasa sangat bervariasi, tergantung pada masa dan negara. Di Indonesia, batasan umur dewasa adalah tujuh belas tahun.
Pada usia ini seseorang boleh mengikuti pemilihan umum, memiliki KTP, serta SIM, dan diizinkan berpartisipasi dalam masyarakat sebagai warga negara.
Akan tetapi, menjadi dewasa tidaklah semudah itu. Umur bukanlah patokan utama. Saat menjadi dewasa, kita juga harus bertingkah laku dengan 'dewasa', tidak cengeng, tidak manja, serta selalu bertanggung jawab atas pilihan kita dan semua yang kita lakukan.
Nilai kebaikan dan norma yang ditanamkan di sepanjang hidup adalah kunci yang menentukan kedewasaan.
Tentu saja ini tidak terjadi dalam satu malam!
Tapi yang jelas, dalam hidup, kita tidak akan pernah berhenti tumbuh dan belajar.
Sunday, April 29, 2018
Pantaskah Diriku Mencintainya? Atau pantaskah Dirinya Mencintaiku??

Berhenti mencari orang yang sempurnah tuk dicintai, lebih baik belajar dan persiapkan diri menjadi seorang yang pantas dicintai.!!
because god knows what is best for his servant
Jika Tuhan itu mahakuasa, maka Tuhan mampu mengubah kacamata-Nya dengan para hamba-Nya.
Sebenarnya, Tuhan yang mahatahu dari keinginan Anda adalah diri Anda sendiri, karena hanya Anda yang benar-benar tahu apa yang Anda inginkan. Tidak ada diri lain yang tahu lebih baik dari apa yang Anda ketahui dalam keinginan Anda. Dan jika ada diri lain yang menanyakan keinginan Anda maka Anda juga tahu bahwa Anda tidak dapat sepenuhnya memberitahunya.
Sunday, April 22, 2018
Manusia Itu Mahluk Cahaya
Sebagai manusia..siapa sih yang tidak pernah diberikan cobaan dan ujian? Baik dalam bentuk kebahagiaan, kesedihan, kepedihan, atau apapun itu wujudnya. Di saat cobaan demi cobaan menyapa, di kala ujian demi ujian menghampiri kadang dunia terasa begitu gelap. Cahaya mungkin terlihat di ujung sana. Sementara terowongan gelap nan panjang membentang, tanpa kita tahu di mana sebenarnya ujung dari terowongan ini. Saat itulah kita mengalami amnesia sesaat bahwa kita, manusia, adalah makhluk cahaya. Beserta sifat-sifat keilahian yang terbungkus wujud jasmaniah. Dan semua jawaban segala permasalahan telah diberikan-Nya, asalkan kita cukup mau merendahkan diri (ego) kita di hadapan-Nya, atau bahkan meniadakan segala keangkuhan dan sifat "sok tahu" kita dan "tersungkur" serta terpekur di kaki-Nya. Ujian berat yang menghampiri memang terkadang meredupkan cahaya kita, namun cahaya itu tidak pernah hilang. Tetap di sini. Karena sifat asali manusia adalah sifat-sfat ilahiah yang membuat cahaya itu tak kan pernah padam. Di saat kita terjatuh begitu dalam, saat itulah Tuhan memberikan kita jeda. Memberikan kita waktu. Memberikan cahayaNya. Dan apabila kita cukup rendah hati untuk mengikhlaskan semua "kekuatan" kita yang sungguh (saat itu) tinggal setipis lapisan es yang hendak mencair, maka kekuatan besar Ilahiah akan menghadir. Tepat di pelupuk mata kita. Dan pada akhirnya, hidup ini bukan antara saya dan mereka. atau antara saya dengan ego saya. Melainkan antara saya dengan Tuhan. Maka, saat kita jatuh, menolehlah ke sumber kekuatan terbesar yang ada. Sang Pemilik hidup. Sang Pencipta Semesta. Tuhan. Suara-suara sumbang pasti ada. Tapi toh seperti yang saya katakan tadi, pada akhirnya hidup ini bukan antara Anda dengan mereka. Bukan pula antara Anda dengan ego Anda. Melainkan antara Anda dengan Sang Pencipta. Kuatlah, Saya Bisa. Andapun Pasti Bisa. Dan Ingatlah, cahaya Anda hanya meredup, tapi tidak pernah menghilang ataupun sirna.
Monday, March 19, 2018
Ketetapan Terindah
Tentu itu karena mereka tertawa saat menjalankan nya.
Hal yang aku rasakan. Entah mengapa apa yang dimiliki orang lain terlihat dan terasa begitu indah.
Mungkin karena aku belum memilikinya, jadilah terasa seperti itu. Keinginan yang membuncah yang mungkin hanya menimbulkan kesenangan terasa begitu didambakan,selalu merasa puas setelah mendapatkan nya bahkan walau dibilang tidak penting,sesuatu yang sia sia.
Apakah aku termasuk orang yang tidak berfikir?
Rupanya selama ini aku telah tersesat. Bukan karena tak tau harus kemana,melainkan karena tidak tau saat ini sedang berada dimana. Hanya berada disini, tentang indahnya dunia yang tak kekal adanya. Hanya permainan yang akan menuju siapa pemenangnya...
Aku tersenyum sinis membaxa kalimat ini. Seperti inilah aku saat ini. Tersesat bukan karena tidak tau arah, namun karena tak tau berada dimana. Dan terus berperan memainkan permainan yang hanya akan menuju siapa pemenangnya. Berlomba mencapai keindahan dunia yang pasti tak kekal, memuaskan hasrat dan gila akan pujian,bwrlomba memamerkan apa yang dimiliki.
Seperti itu yang kulakukan saat ini, ini sungguh memuakkan bukan??
.
Menjadi diri sendiri jauh lebih penting dibanding menjadi apa yang orang lain pikirkan. Ketika langkah mu berbeda dengannya, jangan kau langsung putar arah langkahmu. Penyakit kita adalah satu,kita sering kali tidak menghargai diri sendiri, ingin dan ingin selalu kita ucapkan seolah saat ini kita hanyalah dedaunan kering. Bukan apa apa dan sulit menjadi apa apa.
Menilai orang lain lebih mudah dari pada menilai diri sendiri. Kita tau apa yang baik untuk orang lain, tapi terkadang kita buta apa yang terbaik untuk ku.
Untuk itulah kita butuh seseorang untuk mengingatkan kita. Sering sekali aku menjadi diri yang dipikirkan orang lain, selalu ingin terlihat baik dan sempurna didepan orang lain, bukankah aku terlalu tajam pada diriku? Tak menjadi diri sendiri, tapi selalu berusaha menjadi yang diinginkan orang lain. Sulit, ya! Karena akupun tau seperti apa diriku sebenarnya.
Ketika ketidaksamaan jalan dengan orang lain menbuat aku ingin memutar langkah dan menyamakan lagi agar tidak berbeda.
Berjalan sendiri dijalan yang berbeda membuat kita merasa kecil dan ingin menyamakan jalan dengan lainnya. Karena takut akan kekecewaan dan takut akan kesendirian. Benar atau salah tidak diperdulikan asal tidak berjalan sendiri dijalan yang berbeda.
Ingin dan selalu ingin menjadi sesuatu yang hebat seolah kita bukan apa apa pasti pernah kita rasa, sulit rasanya merasa puas dan menghargai diri sendiri.
Tapi bukankah dengan menghargai diri sendiri merupakan suatu awal untuk mencapai kehebatan yang lainnya?
Hargai lah dirimu sendiri bila ingin dihargai orang lain. Jangan pernah menganggap kamu hanya dedaun kering atau remahan cookies yang tidak ada arti apa apa. Waktu akan tetap berjalan meski kita meminta untuk menunggu.sebap waktu adalah penghambat atau pemberi lukamu. Itu semua tergantung dari pemeliharaanmu akannya. Waktu tak akan pernah menunggu kita untuk memulai sesuatu untuk bisa berubah, ia akan berjalan sebagaimana mestinya, dan kitapun akan tertinggal jauh dari nya. Semakin lama menunda semakin jauh waktu yang berlalu dan nanti sampailah kita dititik dimana sesal menghampiri.
Monday, February 26, 2018
Ketika yang bahagia sedang bersedih dan yang sedih sedang bahagia

Dibalik semua kebahagiaan, selalu ada kesedihan yang redup sementara waktu. Begitu pula kesedihan, dibalik kesedihan ada kebahagiaan yang redup sementara waktu. Dan menikmati kehidupan dengan berbagai dunia yang berbeda dipenuhi kesedihan dan kebahagiaan. Kesedihan yang berlarut-larut akan membawa diriku mengalami penderitaan.
Kebahagiaan yang berlarut-larut juga akan membawa diriku mengalami penderitaan. Dan satu-satunya solusi atas itu semua adalah membiarkan kebahagiaan dan kesedihan itu datang dan pergi tanpa harus meminta diriku untuk siap menerima atau menolaknya, karena ia yang datang sendiri bisa pulang ke asalnya tanpa harus diusir. Sehingga diriku merefleksikan kebahagiaan dan kesedihan bahwa tidak ada yang menetap dalam perasaan emosional itu, tatkala mereka berubah karena faktor dari luar diriku.
Bentuk emosional apapun yang melatar belakangi kebahagiaan dan kesedihan hanyalah totalitas relasi realitas diriku dengan dunia yang berada diluar diriku.
Diriku menyadari akan hadirnya emosi itu, sehingga aku menyadari bahwa ada sesuatu yang lain dari dalam diriku yang harus aku terima keberadaannya selama ini walaupun terkadang membelenggu dan menyiksa diriku sendiri.
Dari kesadaran itulah diriku menyadari akan keberadaan yang lain diluar diriku sekaligus diri yang lain didalam diriku, dan satu-satunya cara yang perlu aku dan diriku lakukan adalah aku melatih diriku atas afeksivitas dari stimulus eksternal, dengan begitu aku terbiasa untuk mengontrol segala bentuk emosional dari diriku.
"Sesungguhnya seorang diri diantara diri yang lain dengan kompleksitas emosionalnya dalam menjalani kehidupan dengan dunianya masing-masing memiliki otoritas tunggal, bahwa diri sendirilah yang sepenuhnya mengontrol segala bentuk emosional yang bisa muncul ke permukaan dan relasi diri dengan diri yang lain adalah kekuasaan atas otoritas yang berorientasi pada emosional yang otoriter, sehingga akan ada siapa yang menguasai dan siapa yang dikuasai. Dan itulah kodrat dalam diri masing-masing individu, jika ia mengetahui apa yang ditahuinya tentang emosional.
Saturday, January 27, 2018
AKU TAHU BAHWA AKU TIDAK TAHU TENTANG KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN
Orang yang masih hidup terlalu ambisius untuk tahu segala hal tentang kematian sampai ia dibunuh karena ingin tahu apa yang ada dalam kematian, sementara orang yang sudah mati tidak pernah memberitahu segala hal tentang kematiannya kepada orang yang masih hidup.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan orang yang masih hidup untuk menuju kematian, tapi orang yang sudah mati tidak punya satu pun cara untuk bangkit dari kematiannya.
Ada banyak hal kemungkinan yang bisa membuat orang yang masih hidup untuk bertahan hidup, tapi orang yang sudah mati tidak memiliki satu pun kemungkinan untuk kembali hidup.
Orang yang pernah hidup memberikan tanda - tanda atau simbol saat ia menjalani kehidupannya agar orang-orang yang ada disini dan saat ini tahu akan eksistensi mereka yang pernah hidup. Namun orang yang sudah mati tidak pernah memberikan satu pun tanda dan simbol tentang kematiannya hingga saat ini.
Ada sesuatu hal misterius bagi orang yang masih hidup saat ini, yaitu kematian. Bukan kematian yang menimbulkan teka-teki bagi mereka, kehidupan setelah kematianlah yang menjadi tanda tanya besar bagi mereka yang memiliki ego untuk terus hidup.
Semua yang hidup pasti "ada", namun tidak semua yang "ada" itu hidup.
Semua yang mati pasti "ada", namun tidak semua yang "ada" itu mati.
Semua yang hidup pasti "pernah ada", namun semua yang "ada" bukan berarti semuanya hidup.
Semua yang mati juga pasti "pernah ada", namun semua yang "ada" bukan berarti semuanya mati.
Antara ada dan tiada itu dua hal yang berbeda, "ada" yang ada tanpa diciptakan oleh manusia, "ada" yang ada diciptakan oleh manusia.
Apa yang sungguh ada? Sederhananya ada itu ada sedang tidak ada itu tidak ada. Namun homo sapiens itu memiliki keunikan tersendiri bila dibandingkan dengan hewan lainnya yang ada atau hewan yang pernah ada sebelum manusia ada di bumi bulat ini.
Homo sapiens memiliki pikiran (akal budi) yang mampu menciptakan banyak hal seperti; bahasa, teknologi, nilai, negara, komunitas, budaya, agama, dewa dsb. Inilah yang membuat homo-sapiens saat ini menjadi sang penguasa diantara hewan-hewan lainnya, ia mampu mengalahkan hewan buas lainnya hanya dengan pengetahuannya yang selama ini hingga saat ini masih melakukan penelitian tentang segala yang ada disekitarnya , mereka melakukan hal itu semua untuk kemajuan homo-sapiens, jikalaupun ia mengatakan bahwa ia melakukan ini semua demi alam ini, ketahuilah bahwa yang ia lakukan itu semata-mata bukan karena alam ini, tapi kepentingannya sendiri untuk terus bertahan hidup.
Homo-sapiens tidak hanya menciptakan sesuatu yang konkrit, selain itu homo-sapiens juga mampu menciptakan sesuatu yang abstrak. "Ada" itu tidak harus "ada" dalam bentuk fisik atau sederhananya ada itu bisa di inderawi. Memang seperti itu, namun ada yang ada dalam pikiran manusia itu memiliki makna, katakanlah bahwa bahasa tanpa pengalaman itu merupakan kekeringan tanpa makna.
Bagaimana kalau ada kehidupan setelah kematian? Bukankah hal ini merupakan sesuatu hal yang berada diluar pengalaman manusia, dari sekian abad lamanya homo-sapiens mencari tahu apakah kehidupan setelah kematian itu sungguh ada, sebenarnya bukan kehidupan setelah kematian yang ingin ia ketahui tetapi konsep surga dan neraka lah yang ingin mereka ketahui, sebab keadilan yang ingin mereka dapatkan setelah mereka mati atas apa yang telah mereka lakukan selama ia menjalani kehidupan. Namun dari sejarah homo-sapiens hingga sekarang tidak pernah ada yang mampu memberikan dan menerapkan keadilan bagi semua homo-sapiens karena keadilan bagi semua homo-sapiens itu hanyalah harapan semata yang selama ini terus diperjuangkan -- termasuk diri saya sendiri -- kepada diri saya sendiri apalagi kepada diri yang lain.
Namun apakah kehidupan setelah kematian itu ada? Inilah pertanyaan mendasar untuk tahu terlebih dahulu kehidupan setelah kematian kemudian menuju kepertanyaan berikutnya, apakah keadilan setelah kehidupan itu adil bagi dirinya sendiri ataukah timbangan keadilan itu sama sekali tidak merata bagi segala homo-sapiens? .
Disini dan saat ini saya pernah ditawarkan banyak konsep keadilan (hukuman dan hadiah) setelah kematian dari teman-teman sekitar, mereka menawarkannya dalam satu paket, dalam satu paket ini terdapat banyak hal didalamnya yang hampir menyerupai namun tak sama, dan bukan hanya keadilan (hukuman dan hadiah) yang mereka tawarkan kepada saya. Segala dimensi aspek kehidupan ditawarkannya kepada saya, namun untuk sementara saya menolaknya tanpa mengatakan bahwa apa yang ditawarkannya itu berada dalam penilaian benar-salah / baik-buruk. Saya bisa saya menerimanya tanpa harus menjadi bagian dari apa yang mereka tawarkan, saya punya nilai bagi diri saya sendiri. Jika hanya untuk berbuat baik harus menggunakan label maka hal itu menurut tentu tidak netral, karena menggeneralisasikan suatu label itu merupakan bagian dari kesesatan berpikir yang bisa memicu terjadinya konflik antar label.
Dari sekian banyak tawaran yang saya dapatkan semakin membuat saya melihatnya sebagai sebuah produk, produk itu untuk saya gunakan, produk itu harus sebagaimana adanya sesuai dengan apa yang saya butuhkan dan tidak membuat diri saya terpisah dari diri yang lain karena hanya mengomsumsi produk itu, sehingga saya tidak mendewakan sebuah produk diantara produk lainnya, karena produknya sama saja tapi yang membedakan hanya merek yang ia gunakan pada produk tersebut. Segala yang diciptakan homo-sapiens itu tentu merupakan bagian dari homo-sapiens, dengan kata lain sebuah produk itu untuk homo-sapiens bukan homo-sapiens untuk sebuah produk.
Oh iya, sales sebuah produk bermerk internasional sekarang menggunakan teknik marketing yang menjanjikan kemajuan produk agar terus tetap exist laris di pasaran walaupun produk itu sama sekali bukan kebutuhan pasar. Mereka hanya perlu mengancam calon konsumer agar mereka membelinya karena ketakutan. Ada yang mau coba? hahahahahaha... :D
Tuesday, January 16, 2018
Alasan Saya Menjadi Seorang Pemuja Bokong Kuali | B-O-K-O-N-G-K-U-A-L-I

Pertama-tama, izinkan saya untuk meminta kalian tenang dan tidak langsung memaki. Ini murni dari dalam hati saya, sungguh saya sudah muak dengan segala dinamika kehidupan di dunia. Masyarakat intoleran yang menyembunyikannya dalam bumbu-bumbu intelektual ataupun masyarakat intoleran yang memang barbarik dan tidak menyembunyikannya. Terang-terangan di tunjukkan, jadi teror atau jadi tontonan menggelikan.
Perang Makassar yang melibatkan Kesultanan Makassar dengan VOC juga terjadi direntang tahun yang berdekatan dengan Perjanjian Westfalen dan kalau tidak salah, Galilleo masih hidup. Apakah ia peduli dengan Kolonialisme yang dilakukan VOC? Saya juga ingat, bagaimana sistem Legislatif, Yudikatif, dan Eksekutif dalam pemerintahan berbagai bangsa di dunia ini bermula dari Trias Politikanya Montesquieu. Rumusan Trias Politika itu tidak jauh setelah Perjanjian Giyanti ditandatangani. Perjanjian sebagai penacap kekuasaan VOC di tanah Jawa, negeriku. Apakah Montesquieu tau? Tidak.
Saya menyangkal. Bagaimana Newton dan Montesquieu bisa tahu dengan kejadian di belahan dunia lainnya. Teknologi belum maju! Nah. Itu dia. Teknologi belum maju. Mereka tidak bisa apa-apa. Mereka goblok. Mungkin sama gobloknya dengan Einstein yang dipuja-puja dengan Relativitas umumnya dan tanpa berdosa ia ikut Manhattan Project. Sungguh, Einstein jenius. Manhattan Project mengantarkan Amerika Serikat ke dalam penemuan bom atom dan disempurnakan lagi menjadi Nuklir. N-u-k-l-i-r, barang mewah untuk memusnahkan manusia yang dibalut dengan bumbu-bumbu intelektual. Intelektual tai kucing!
Banyak lagi kemuakkan saya dengan ilmu pengetahuan atau hal-hal terkait dengan itu. Dan jangan lupa saya juga jenuh melihat umat beragama di Indonesia ini.
Jadi, lebih baik memujua bokong kuali. B-o-k-o-n-g K-u-a-l-i. Hitam legam seperti rakyat miskin yang butuh uluran tangan manusia berperikemanusiaan. Sungguh, ikutlah dengan saya. Jadi pemuja bokong kuali. Jika tidak mau ikut dengan saya, maka yakinkanlah, mengapa saya harus meninggalkan pemujaan terhadap bokong kuali!
Saturday, January 13, 2018
KAMU ADALAH SEORANG INJF JIKA SUKA MEMILIKI 7 HOBI INI

Walaupun memiliki sifat pendiam, seorang INFJ tetap suka bergaul dengan orang lain, namun ia lebih memilih untuk bersosialisasi dengan pertemanan dalam lingkaran kecil, hal ini disebabkan karena seorang INFJ cenderung menyukai percakapan yang berat, atau kita mengenalnya dalam istilah bahasa Inggris “deep conversation” dan dia bukanlah orang yang suka berbasa-basi, apalagi berteman dengan orang yang palsu.
Seorang INFJ cenderung menyukai hobi yang bersifat tertutup, dan segala kegiatan yang tidak melibatkan banyak orang di dalamnya. Apa sajakah kegiatan tersebut, mari simak tulisan berikut ini:
1. Menggemari Ilmu Metafisika

We Heart It
Segala hal mencakup ilmu metafisik pasti memiliki sisi misteriusnya, namun lebih spesifik lagi, karena biasanya INFJ tertarik dengan permasalahan yang memotivasi pikirannya untuk menganalisis, terutama apabila hal tersebut berhubungan dengan sisi metafisik, yaitu ilmu yang melibatkan hal-hal tak kasat mata.
2. Menggemari Pemikiran Idealis

We Heart It
INFJ juga memiliki pemikirannya sendiri. Biasanya orang seperti ini dijuluki si idealis, karena dia suka mempertahankan pemikirannya sendiri yang kerap anti-mainstream.
3. Suka Berimajinasi
We Heart It
INFJ sangat menyukai dunia fantasi, ia sering berimajinasi untuk mendapatkan inspirasi untuk menulis, menggambar, ataupun hal kreatif lainnya. Berimajinasi dapat memotivisi pikirannya untuk terus berkembang semakin kreatif.
4. Menggemari Karya Seni
We Heart It
INFJ adalah penikmat karya seni, namun juga kebanyakan dari tipe kepribadian ini biasanya adalah pelaku seni. Dalam bentuk apapaun seni tersebut, seperti lukisan contohnya. Hal ini berkaitan erat dengan kegemaran berimajinasinya.
5. Menggemari Kegiatan Travelling
We Heart It
Seorang introvert juga menyukai petualangan, walaupun sering sekali mereka memilih berpergian sendiri.
6. Menggemari Hewan Peliharaan Kucing
We Heart It
INFJ adalah seorang penyayang binatang, dan umumnya dari kebanyakan INFJ menyukai kucing sebagai hewan peliharaannya
7. Menggemari Segala Sesuatu yang Menggambarkan Jati Dirinya
Yup, karena dibekali oleh pikirannya yang selalu mempertanyakan banyak hal, mengamati, dan juga menganalisis berbagai hal disekitarnya, seorang INFJ tidak pernah lelah untuk terus belajar, terutama untuk menemukan jati dirinya dimanapun ia berada.
Itulah beberapa diantara hobi si pendiam berkepribadian INFJ. Apakah hobi kalian juga termasuk dalam daftar di atas? heheheee..
Tuesday, January 9, 2018
Komunikasi adalah jalan untuk menjadi orang yang hebat
Friday, January 5, 2018
ADA CERITA DIBALIK HUJAN

Aku pernah meletakkan hidupku diatas aliran takdir, aku biarkan segalanya berjalan mengikuti arus. Aku menyerah atas apa-apa saja yang sudah hilang termakan waktu, menjadi masa lalu. singkat kata aku menyerah.
Aku beberapa kali mengalami kegamangan pada masa depanku sendiri.
Suatu malam, entah apa yang terjadi, aku hanya takut, marah, frustasi, sedih, dan segala macam emosi yang negatif itu penuh, memenuhi semua kesadaranku. Aku berpikir apa yang kutakuti, aku mengafirmasi diriku sendiri. Malam itu... aku menangis, aku merasa sangat menderita, aku merasa sangat tidak berdaya, lemah dan, tidak berguna. Perasaan itu begitu menyiksa batinku, aku menuntut penjelasan, apapun akan kulakukan agar segala beban ini lepas dari diriku. Aku mencoba bertanya pada diriku sendiri, tapi semua perasaan itu semakin kuat. Aku tidak mau. Aku tidak rela. Aku menyalahkan semuanya. Realitas, dunia, sosialku, Tuhan, orang yang membawaku kesini, semuanya.
Belati sudah merobek kulitku, darah mengucur deras, kepalaku pusing. Aku ngantuk sekali, beginilah akhirnya itu pikirku. Aku terbangun dirumah sakit, dan mereka meminta penjelasan. Aku terdiam seribu bahasa, aku tak bisa menjelaskannya. Mereka hanya bersyukur aku tak kenapa-kenapa.
Beberapa kali aku mengalaminya, dan rasanya sangat tidak menyenangkan. Aku tersadar, menatap cermin kamarku. Kulihat wajahnya, aku menatapnya, dari matanya terlihat sembab sehabis menangis.
"Lemah, kau sangat lemah, pecundang" itu kataku pada pria yang ada dicermin itu.
Aku merasa sedikit lega, memaki orang yang tepat dan, yang paling pantas disalahkan. Aku dan dia tersenyum.
"apa yang kau takuti ?", "siapa kau ?", "kenapa ?" Aku mulai menanyainya.
Entah pria itu atau aku yang bertanya dan menjawab. Dasar bayanganku. Aku merasa, aku merasa sangat terluka. Tapi bahagia.
Aku merasa seperti baru, aku merasa sangat luar biasa. Seperti rasanya aku membawa bom nuklir. Aku bingung menjelaskannya, rasanya seperti memakai semua jenis narkoba dalam satu waktu.
Sekarang aku merasa sangat kecil. Kepribadianku terlalu egois. Karakterku terasa begitu buruk. Terkadang aku berpikir, kenapa semua harus berjalan begini? kenapa tidak diakhiri saja? Dari apa yang sudah kupunya, aku merasa tidak punya apa-apa, pergi kesana-kemari aku merasa masih berjalan ditempat.
Aku cukup jauh dari rumah, tanpa kabar dan berita, tapi perasaanku berkata
"ini bukanlah rimba", "ini masih aku yang dulu". Tanpa ada perubahan dan stuck, aku seperti memancing ikan kecil.
Aku melihatnya. Aku tidak pernah merasa iba pada mereka yang nasibnya tidak lebih baik dariku, aku tidak perduli pada mereka, justru aku lebih bahagia. Aku bersyukur kalau itu bukan aku. Aku selalu menafikkan seluruh empatiku, itu terlalu naif buatku. Aku tidak perduli dengan berita-berita, wacana-wacana media, kelaparan, pembunuhan, atau penderitaan sejenisnya yang tidak berhubungan langsung denganku, yang aku perdulikan hanyalah diriku sendiri. Toh percuma menaruh simpatiku pada mereka, bagiku iba hanya cocok untuk mereka yang sudah tidak memiliki masalah dihidupnya.
Aku masih terlalu pagi untuk bangun.
Kepalaku tidak sebanding dengan otak-ku.
Aku begitu tidak apa-apa, tidak ada apa-apa..
Thursday, November 30, 2017
Pengaruh Game Online Terhadap Prilaku Individu | Pengaruh Buruk Game Mobile Legend
Pengaruh buruk Mobile Legend Yang Mewabah pada Anak Anak
game ini berbasis online dan rpg game yang dapat dimainkan memakai mobile phone.
Game ini memiliki banyak karakter hero hero yang diupdate setiap dua minggu sekali.
Game ini membuat kecanduan para pemainnya dengan persaingan antar teman.
Namun permainan ini membawa banyak akibat buruk bagi anak anak yang tidak bisa mengontrol keinginan mereka.
*Bolos Sekolah untuk bermain mobile legend
*Malas Belajar
*Sering Terlambat Sekolah karena tidur terlalu malam
*malas melakukan tugas rumah maupun PR yang diberikan
Namun mobile legend juga dapat dihindari dengan mengontrol diri sehingga membuat kebutuhan menjadi seimbang karena bersenang senang juga merupakan suatu kebutuhan penting bagisetiap individu. mudah mudahan apa yang dimuat dalam blog ini dapat membuat anda sadar betapa pentingnya mengendalikan hawa nafsu dalam permainan maupun kenyataan.
Friday, November 24, 2017
Bagaimana Caranya Menemukan Kebahagiaan dalam diri sendiri?? | How to feel good about your self
"How to Feel Good About Yourself"
Bagaimana Caranya Menemukan Kebahagiaan dalam diri sendiri??
jalani apanyang terbaik untuk dirimu sendiri
sebab yang akan datang semua itu
ada di tangan mu sendiri juga..
Mandirilah, tidak merepotkan diri sendiri dan orang lain, teratur hidupnya, tenang dan bersahaja, rendah hati, mudah merasa puas, merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang dimiliki.
Ini adalah perasaan-perasa
Perasaan cukup bukanlah perasaan pesimis yang membuat kita tidak bergerak maju.
Berubah menjadi lebih baik adalah sebuah pilihan bukan tuntutan.
Berlakulah lembut kepada diri sendiri, berhenti mengatakan
"Saya harus maju",
tapi gantilah dengan kata
"saya memilih untuk maju".
Ucapkan kalimat-kalimat
Segala kebaikan yang diberikan berlimpah ke dalam diri ini, dengan sendirinya akan terpancar keluar.
Orang lain punya hak mengatakan apa saja kepada kita,
ingatlah apapun yang dikatakannya, dia hanya sedang memberitahukan isi pikirannya, bukan sedang memberikan label kepada kita.
Jika dia sedang mengatakan keburukan maka sesungguhnya pikirannya sedang berisi keburukan,
jika dia sedang mengatakan kebaikan maka artinya pikirannya sedang diisi dengan kebaikan.
Ini tidak ada hubungannya dengan kita. Kita adalah diri kita sendiri.
Katakan kepada diri sendiri, "Saya adalah saya.
Sayalah yang memilih apa yang baik buat saya dan tidak. Sayalah yang menentukan apa yang boleh berdiam dalam diri saya ataupun tidak.
Saya memilih untuk menjadi diri saya sendiri. Saya kenal dengan baik diri saya. Saya menerima dan menghargai diri saya seutuhnya .
Sunday, November 19, 2017
Diriku seperti berada di dalam suatu kotak | Renungan Jiwa
Terkadang aku mencapai suatu titik..
Dimana menyatu dalam kelam dan tak tahu harus kemana...
Apa yang ku jamah seolah beku.. dingin tak berbekas..
Pandangan ku menjadi kabur..yang bersetubuhkan kunang – kunang..
menari–nari dalam suasana mistik yang merengkuh kalbu..
.
Terkadang aku melihat diriku berada di dalam suatu kotak..
Yang kecil, sempit, dan mulai dipenuhi dengan barang–barang tak berguna..
Barang–barang yang bukannya membantuku untuk menarikku keluar dari kotak..Tetapi justu menenggelamkank
Semakin aku berontak.
Semakin aku tenggelam...
.
Satu–satunya caraku untuk keluar dari kotak?
Ya..menyingkirk
Barang–barang yang berbahagia ketika aku meronta di dasar kotak..
Barang–barang yang berkolaborasi untuk ciptakan suatu pematah semangat..
Semangat yang kehangatannya berangsur pudar seiring gema di sudut–sudut kotak..
.
Barang dalam kotak ibarat manusia–manusia
Jika manusia itu hanya menjadi pematah semangatku melalui kegilaan mereka...
Siapa yang butuh mereka??
Crazy is being miserable..
Gila adalah hidup dalam kepura–puraan..
Teman dekat mu berpura–pura mengasihimu..
Kekasihmu berpura–pura mencintaimu..
Bahkan yang lebih gila lagi..
Gila adalah ketika berpura–pura merasa bahagia..
Dimana hati seakan tertambat..ters
Dibumbui senyuman manis berbalut luka..
.
Ah.. bebaskan saja mereka dari penderitaan mereka..
Merontalah..
Ambil kembali perasaan sukacita yang diambil darimu..
Jangan tertular dengan kegilaan mereka..
Buktikan...
Dan buat mereka mengerti kalau aku bisa melakukannya.
Friday, November 17, 2017
TERBUTAKAN OLEH CINTA | KISAH CINTA SEORANG MAHASISWA PERTANIAN
Ketika pertama kali mengenal sinar matanya, goresan senyumnya yang begitu enggan pergi tinggalkan angan dan bergumul dalam bayangan, menggenggam hangat telapak tangannya sembari mengumbar nama satu sama lain dan tanganmu yang coklat kasar bercumbu dengan tangan putihnya yang halus, serpihan angin menggoda rambut hitam panjangnya yang menggerai sebahu dan buatnya menari – nari mendampingi senyum tipisnya yang menyapamu lekat – lekat.
.
Pernahkah kamu terbutakan oleh cinta?
Ketika nomor telepon genggam miliknya sudah ditangan dan kamu hanya dapat menatapnya ribuan kali, setiap nomor yang berjejer disana yang seakan mengundangmu untuk menekan tombol call hanya untuk mendengarkan suaranya membelaimu saat itu juga, tapi.. ibu jarimu tertahan..diam tak bergeming, seolah ada sesuatu yang tak tampak menahanmu untuk menekan tombol warna hijau dan jantungmu berdebar cepat...terlalu cepat..hingga akhirnya kamu mengurungkan niatmu dan berusaha untuk mencobanya lain kali sembari menghimpun nafas yang tercerai berai.. ya..kamu berakhir menghubunginya dalam bayangmu..dalam anganmu..dan itu sudah cukup..
.
Pernahkah kamu terbutakan oleh cinta?
Ketika hari – hari panjangmu hanya diisi pelukan – pelukan hangat dirinya dalam pikiranmu tetapi begitu dingin dan beku dalam hatimu.. dirinya ada..hadir...memenuhi setiap sel di otakmu..tetapi hati terasa begitu lengang..begitu kosong..dan terisi hingga meluap – luap ketika kamu melihat dari belakang kilau hitam rambutnya yang berdansa bersama langkah kakinya sembari aura keramahan dengan teman sepermainannya mendekapmu begitu erat.. dan kamu tersenyum diiringi dengan hangatnya hati sembari menatapnya dari kejauhan..
.
Pernahkan kamu terbutakan oleh cinta?
Ketika tanpa sengaja kamu bertemu dengannya di sebuah tempat favoritmu, dirinya bersama seorang lelaki yang tak kamu kenal, dengan tangan yang saling menggenggam, dengan senyum yang saling menyapa, dengan tawa yang terurai, kamu terduduk di sudut favoritmu, mereka terbuai di sudut yang berlawanan denganmu, dan sekali lagi..kamu melihat aura bahagianya.. kamu tersenyum..
.
Pernahkah kamu terbutakan oleh cinta?
Ketika kamu telah tak perduli berbagai hal negatif yang orang – orang lontarkan kepadanya, tetapi kamu tetap tak menyerah, meski dirimu tersakiti, meski dirimu terluka, meski dirimu nyari mati untuk tetap teguh dalam mempercayai hatimu, mempercayai cintamu, karena hati memiliki akal sendiri yang tak dimiliki oleh akal.
.
Pernahkah kamu terbutakan oleh cinta?
Ketika pada akhirnya dirinya bahagia bersama seorang yang lain, menyandarkan kepalanya bukan pada bahumu, tersenyum dan memberikan sinar matanya bukan padamu, dan memeluk bukan pada hatimu yang letih, dingin, dan kosong.. tetapi itu semua terbayar ketika kamu menyadari bahwa dirinya bahagia dan kamu juga merasa bahagia karenanya...
.
Pernahkah kamu terbutakan oleh cinta hingga akhirnya kamu berkata dalam hatimu untuk selalu mencintainya dengan hati kecilmu yang rapuh?
MUSIK
LINKIN PARK SELALU DI HATI | LINKIN PARK FANS INDONESIA | GIDION CHESTER
Rest In Peace Chester Bennington (1976-2017) You’ll be Forever in My Heart:) My heart is broken, My soul will never be put ba...
-
Hai,gays kali ini saya akan memposting beberapa pendapat cowok termasuk saya tentang alasan mengapa cowok lebih suka cewek manis daripa...
-
Menjadi diri sendiri jauh lebih penting dibanding menjadi apa yang orang lain pikirkan. Ketika langkah mu berbeda dengannya, janga...
-
Yoo yoo What’s up guys Gimana kabarnya? Baik-baik aja kan? Yoo dipostingan kali nih aku akan membahas tentang ciri-ciri cowok “Otaku”. da...



